Fiuhhh satu
minggu kemaren saya berjuang untuk memperbaiki hardisk external yang saya
miliki, dan kita kadang semua sadar, yang penting data di dalamnya kan? hdd ex
nya juga sih, tapi tidak seberapa di bandingkan dengan data yang berisi semua kegiatan
dan perjalanan hidup saya :p
oke sebelum
kita mulai saya ingin mengingatkan kepada yang teman-teman semua, yang bisa
menyimpan segala sesuatunya di hdd ex, bahwa hardisk external bukanlah media
backup selamanya!! (camkan hal ini atau kalian menyesal, hehe) atau
menggantikan hardisk laptop atau PC kita. kenapa?
1. Karena
hdd-ex lebih rentan gangguan daripada laptop kita. kenapa? karena hdd ex tidak
jauh berbeda dengan hdd internal yakni berupa piringan magnetik, hanya lebih
portable saja, tetapi karena ke portableannya itu maka rentan terjadi masalah,
baik itu karena jatuh, goyang2, ketindih dan hal lainnya yang kita tidak sadari
yah walaupun sudah banyak hdd ex di pasaran dengan kekuatan anti shake, anti
banting, anti air,dan anti-anti yang lain. selain itu kita juga tidak safely
remove juga akan berimbas pada ketahanan hdd
2. hdd ex
sering dipinjem-pinjem, bahaya toh kalo data pribadi sampai di buka-buka? yah
walaupun kita menyembunyikannya dengan rapat, kalo orang iseng dan bantuan mbah
gugle gimana?
3. Rentan
terserang virus, itu pasti 
nah, maka
dari itu saya ingatkan untuk lebih baik membackup ke DVD lebih aman, murah, dan
awet 
Back to the
red line,alah apaan lagi.. balik ke masalah memperbaiki hardisk
Secara awam
mungkin sulit untuk memperbaikinya, tetapi secara teknis harddisk yang rusak
bisa diperbaiki, tergantung tingkat kerusakannya.
Cerita dikit
tentang Harddisk
Saya membagi harddisk menjadi 4 level, ini berdasarkan riset dan pengalaman saya pribadi selama menangani kerusakan harddisk. sumber http://kudajengke.com/komputer/cara-memperbaiki-hardisk-yang-rusak
Saya membagi harddisk menjadi 4 level, ini berdasarkan riset dan pengalaman saya pribadi selama menangani kerusakan harddisk. sumber http://kudajengke.com/komputer/cara-memperbaiki-hardisk-yang-rusak
Level 1
Kerusakan yg terjadi pada turn ini bisanya disebabkan Bad sector. Untuk menanganinya ada beberapa cara dan variasi percobaan, disesuaikan dengan merk harddisk dan banyaknya bad sector.
Kerusakan yg terjadi pada turn ini bisanya disebabkan Bad sector. Untuk menanganinya ada beberapa cara dan variasi percobaan, disesuaikan dengan merk harddisk dan banyaknya bad sector.
- Untuk
penangan awal bisa gunakan perintah FORMAT C:/C (sesuaikan dengan expostulate
yg akan diformat). /C digunakan
untuk mebersihkan cluster yg rusak.
- Langkah kedua jika belum berhasil bisa gunakan module Disk Manager dari masing-masing pabrik pembuat Harddisk.
- Jika belum berhasil juga anda bisa gunakan module HDDREG , silahkan download di internet programnya.
- Jika belum berhasil coba cara Low Level Format atau Zero File.
- Jika masih belum bisa, anda bisa lakukan pemotongan zone harddisk yg rusak, dengan cara membaginya dan tidak menggunakan zone yang rusak.
untuk mebersihkan cluster yg rusak.
- Langkah kedua jika belum berhasil bisa gunakan module Disk Manager dari masing-masing pabrik pembuat Harddisk.
- Jika belum berhasil juga anda bisa gunakan module HDDREG , silahkan download di internet programnya.
- Jika belum berhasil coba cara Low Level Format atau Zero File.
- Jika masih belum bisa, anda bisa lakukan pemotongan zone harddisk yg rusak, dengan cara membaginya dan tidak menggunakan zone yang rusak.
Level 2
Kerusakan yang terjadi pada turn 2 adalah Kehilangan Partisi Harddisk dan Data . Ini bisa disebabkan oleh pathogen atau kesalahan menggunakan module utility. Ada yg perlu diperhatikan dalam mengembalikan Partisi harddisk yang hilang, yaitu kapasitas harddisk dan Jenis File Systemnya. Partisi dengan File System FAT lebih mudah dikembalikan dibanding NTFS atau File System Linux.
- Cek terlebih dahulu partisi harddisk dengan menggunakan FDISK atau Disk Manager
- Untuk mengembalikannya bisa gunakan module seperti Acronis Disk Director, Handy Recovery, Stellar Phoniex dll.
Kerusakan yang terjadi pada turn 2 adalah Kehilangan Partisi Harddisk dan Data . Ini bisa disebabkan oleh pathogen atau kesalahan menggunakan module utility. Ada yg perlu diperhatikan dalam mengembalikan Partisi harddisk yang hilang, yaitu kapasitas harddisk dan Jenis File Systemnya. Partisi dengan File System FAT lebih mudah dikembalikan dibanding NTFS atau File System Linux.
- Cek terlebih dahulu partisi harddisk dengan menggunakan FDISK atau Disk Manager
- Untuk mengembalikannya bisa gunakan module seperti Acronis Disk Director, Handy Recovery, Stellar Phoniex dll.
Level 3
Kerusakan yg menyebabkan harddisk terdeteksi di BIOS tetapi tidak bisa digunakan, selalu muncul pesan blunder pada saat komputer melakukan POST. Biasanya ini disebabkan FIRMWARE dari harddisk tersebut yg bermasalah. Untuk gejala ini banyak terjadi pada harddisk merk Maxtor dengan seri nama-nama Dewa. Untuk memperbaikinya anda bisa download module Firmware dari website merk harddisk tersebut.
Kerusakan yg menyebabkan harddisk terdeteksi di BIOS tetapi tidak bisa digunakan, selalu muncul pesan blunder pada saat komputer melakukan POST. Biasanya ini disebabkan FIRMWARE dari harddisk tersebut yg bermasalah. Untuk gejala ini banyak terjadi pada harddisk merk Maxtor dengan seri nama-nama Dewa. Untuk memperbaikinya anda bisa download module Firmware dari website merk harddisk tersebut.
Level 4
Kerusakan yang menyebabkan Harddisk benar tidak terdeteksi oleh BIOS dan tidak bisa digunakan lagi. Ini turn yang tersulit menurut saya. Karena untuk perbaikannya kita butuh sedikit utak atik perangkat elektronika dan komponen dalamnya. Menganggulangi harddisk yang tidak terdeteksi oleh BIOS banyak cara.
- Mengecek arus listrik yg mengalir ke harddisk
- Mengganti IC pada mainboard Harddisk
- Buka Penutup Cover harddisk dan cek posisi Head harddisk
- Cara yg impassioned harddisk yg rusak bisa dikanibal dengan harddisk yg lain yg keruskan berbeda, bisa dengan cara mengganti maiboardnya atau mengambil IC nya.
Kerusakan yang menyebabkan Harddisk benar tidak terdeteksi oleh BIOS dan tidak bisa digunakan lagi. Ini turn yang tersulit menurut saya. Karena untuk perbaikannya kita butuh sedikit utak atik perangkat elektronika dan komponen dalamnya. Menganggulangi harddisk yang tidak terdeteksi oleh BIOS banyak cara.
- Mengecek arus listrik yg mengalir ke harddisk
- Mengganti IC pada mainboard Harddisk
- Buka Penutup Cover harddisk dan cek posisi Head harddisk
- Cara yg impassioned harddisk yg rusak bisa dikanibal dengan harddisk yg lain yg keruskan berbeda, bisa dengan cara mengganti maiboardnya atau mengambil IC nya.
oke mungkin
teman-teman pada bingung dengan maksud bacaan di atas,
mungkin
dapat mengikuti langkah awal berikut untuk tahap awal
1. Masuk ke
run, kalo belum tau tekan win+R
2. Ketik cmd
3. Setelah pada posisi command prompt lalu ketik chkdsk /r /f Z: lalu tekan enter (Z: sesuai dengan posisi removable disk pada komputer anda, kebetulan pada komputer saya pada local disk Z)
2. Ketik cmd
3. Setelah pada posisi command prompt lalu ketik chkdsk /r /f Z: lalu tekan enter (Z: sesuai dengan posisi removable disk pada komputer anda, kebetulan pada komputer saya pada local disk Z)
nanti akan
terdapat proses pengecekan disk silahkan menunggu dan kalo berhasil berarti
selamatlah hdd-ex anda
nah itu sih
masalah gampang, kalo misalnya itu tidak bisa?
kalo
misalnya tampilannya failed the format bla-bla-bla
oke, berarti
masalah hdd ex anda harus diselesaikan lebih lanjut dan biasanya itu karena
suatu dan lain hal format partisi atau hdd ext anda sudah menjadi RAW format
ini ada cara
lainnya
1. install
power data recovery / portable atau easus recovery wizard dalam hal ini saya
memakai prower data recovery
2. kemudian pilih advance recovery
3. pilih hardisk yang bermasalah
4. kemudian pilih full scan
5. setelah selesai scannya, kemudian akan meminta save
6. nah, silahkan save data yang pengin diselamatkan tersebut ke ruang yang kosong (terserah mau km backup dimana di partisi lain atau yang sehat).
7. setelah selesai backupnya, sekarang kamu format itu hardisk yang bermasalah nya.
8. Baru kamu masukin file2 yang telah kamu selamatkan ke hardisk eksternal kamu yang sudah fix tersebut.
2. kemudian pilih advance recovery
3. pilih hardisk yang bermasalah
4. kemudian pilih full scan
5. setelah selesai scannya, kemudian akan meminta save
6. nah, silahkan save data yang pengin diselamatkan tersebut ke ruang yang kosong (terserah mau km backup dimana di partisi lain atau yang sehat).
7. setelah selesai backupnya, sekarang kamu format itu hardisk yang bermasalah nya.
8. Baru kamu masukin file2 yang telah kamu selamatkan ke hardisk eksternal kamu yang sudah fix tersebut.
kalo sudah
bisa syukur, tapi bagaimana kalo ternyata partisinya pada program tersebut juga
tidak bisa di format atau di scan seperti yang saya alami? nah pada saat ini
akan terjadi dilema, apakah data diselamatkan atau data dan hdd ex rusak? hehe,
tenang semua masih bisa kembali
lanjut ke
cara berikutnya adalah bagaimana caranya minimal partisinya bisa di format dulu
agar data di partisi lain terselamatkan?
wah ini yang
berat, berat sekali, saya sudah coba berbagai macam jurus dan ilmu kanuragan,
hehe
yang pertama
saya coba adalah memgganti format hdd saya
- Di keyboard, tekan icon WIN + R
- Ketik CMD kemudian Enter
- Masuk ke drive yang akan diubah partisinya menjadi NTFS. Misal drive D, maka ketika d: kemudian Enter
- Ketik CONVERT D: /FS:NTFS kemudian Enter
- Jika nanti ada pesan “Would you like force a dismount on this volume? (Y/N)” ketik “Y” lalu Enter
- Tunggu sampai proses selesai dengan ditandai muncul pesan “conversion complete
mungkin di
sebagian orang bisa, tetapi di saya lagilagi FAILED
oke cara
yang lain dengan software2 hdd yang bertebaran di internet, eits jangan asal
main coba semua loh, malah nanti akan tambah memperparah hdd kita dan itu not
recomended
akhirnya
saya tanya para sepuh2 di kaskus saya mendapati akar permasalahnnya yakni,
partition table indexnya gangguan dan itu yang membuat agak lebih sulit. tapi
saya tidak patah semangat, saya ingat2 di mana lagi yang pernah saya lihat ada
fitur format partisi selain di partition magic, win7 device manager? dan
jawabannya adalah waktu instal ulang windowss:
Cara ketiga
adalah:
1. Cari
instaler windows
2. ikuti
instruksi instaler seperti biasa
3. nah pada
saat meminta pilih hdd pilih partisi yang bermasalah dan format
4. taraaa
akhirnya partisi tersebut sudah berhasil di format dan cancel instalasi windows
selanjutnya
hdd anda sudah bisa digunakan kembali, untuk mengembalikan data yang hilang
silahkan gunakan software recovery di atas, atau get databack (google).
Nah untuk
pengetahuan lainnya saya menggunakan hackintosh saya untuk membenarkan beberapa
hdd, bisa juga menggunakan Linux atau Live Linux, dan yang terakhir andalan
apabila semua gagal dapat menggunakan Hiren’s boot CD yang mungkin dilain
kesempatan akan saya ulas
Eitsss ini
belum berakhir, karena hdd kita sudah pernah seperti itu maka hdd tersebut
hanya tinggal menunggu waktu kembali untuk bermasalah seperti itu, maka dari
diharapkan dan diwajibkan pindah data yang ada di seluruh hdd tersebut, kemana
aja terserah aja,
kemudian
restore hdd tersebut seperti awal pembelian dapat menggunakan tools zerofill
atau tools masing -masing merk hdd tersebut yang dengan bantuan google dapat
teman2 temukan
No comments:
Post a Comment